Keamanan Jaringan
Keamanan Jaringan
Pada Blog kali ini kita akan mencoba untuk mengecek keamanan pada Server dan Windows 10, untuk blog kali ini kita memerlukan Kali Linux yang memiliki fitur port scanning.
Kali Linux adalah distribusi Linux turunan Debian dan juga penerus BackTrack yang digunakan untuk melakukan penetrasi pada jaringan. Kali Linux memiliki lebih dari 300 perkakas yang ada di dalamnya dengan fungsi masing-masing. Kali Linux juga bersifat Live CD dan dapat diinstal secara manual.
System Requirements:
20GB Harddisk space
2GB RAM
Bootable CD-DVD or USB Stick
Intel Core i3 or AMD E1 Processor of good performance
Pada blog kali ini kita akan menggunakan topologi seperti ini
Di topologi ini saya menginstall
- Mikrotik OS
- Kali Linux
- Debian Linux
- Windows 10
Kita bisa mendownload kali linux dari https://www.kali.org/get-kali/ dan memilih OS kali linux yang dibutuhkan
Untuk ISO Windows 10 kalian bisa bajak atau membelinya secara legal
Untuk ISO debian Linux kalian bisa mendownload dari https://www.debian.org/download
Untuk ISO Mikrotik OS kalian bisa dapat dari https://mikrotik.com/download
Konfigurasi Mikrotik OS
Pada Mikrotik saya mengkonfigurasi Identity menjadi R-MC-01 lalu mendapatkan IP DHCP dari NAT Setelahnya saya menambahkan IP address untuk ether 2 yaitu 192.168.1.1/24, lalu saya menambahkan firewall nat agar client dapat terhubung ke internet melalui mikrotik
Konfigurasi Server
Pada Server saya mengubah IP Address menjadi IP address 192.168.1.2/24 yang satu jaringan dengan router agar si server dapat mendapatkan akses ke internetKita disini juga akan menginstall bind9
Fungsi kita menginstall fitur fitur tersebut adalah untuk membuat port yang nanti kita akan scan di kali linux.
Konfigurasi Windows 10
Pada windows 10 konfigurasi IP address agar menjadi 1 jaringan dengan router dan pastikan pada windows 10 kita mendapatkan akses ke internet
Konfigurasi Kali Linux
Pada kali Linux ubah IP Address menjadi IP address yang sama jaringan dengan router dan pastikan dapat terhubung ke internet
Lakukan scan terhadap suatu jaringan dengan perintah nmap (IP Address -sF). Perintah nmap -sF mengirim suatu paket ke port tujuan dan sistem tujuan akan mengirim balik suatu RST untuk setiap port yang tertutup.
Scan ketiga jaringan yaitu MikroTik, Server Debian 9.7 dam Windows client dengan perintah nmap -sF. Pada nmap -sF MikroTik, didapat informasi bahwa port ftp, telnet, http dan cisco-sccp memiliki state open filtered yang berarti firewall, filter, atau penghalan jairngan lainnya memblokir port sehingga NMAP tidak dapat mengetahui port tersebut terbuka atau tertutup. nmap -sF akan melihat state pada suatu sistem.
Lakukan juga nmap -O (IP address), nmap -O akan mengscan operasi sistem apa yang digunakan oleh suatu jaringan/host. Lakukan nmap -O ke ketiga jaringan yaitu MikroTik, Server Debian 9.7 dan Windows client.
Pada nmap -O 192.168.1.1 (MikroTik) didapat bahwa sistem operasi yang digunakan adalah Linux, pada Server Debian 9.7 yang digunakan juga Linux dan pada Windows client sistem operasi yang digunakan adalah Windows


















Komentar
Posting Komentar